%PercentLab

Pembulatan Biasa, ke Bawah, ke Atas, dan Masalah 0.1 + 0.2 — Semua tentang Pembulatan di Kalkulator

Perbedaan pembulatan biasa, ke bawah (dipotong), dan ke atas, pembulatan nominal uang, pembulatan bankir, alasan 0.1 + 0.2 menjadi 0.30000000000000004 di komputer, dan cara kalkulator ini menanganinya.

Coba langsung di kalkulator →

Perhitungan persen banyak melibatkan pembagian dan perkalian desimal, sehingga angka terakhirnya jarang pas. Perhitungan yang sama bisa berbeda beberapa rupiah atau sen tergantung cara membulatkan sisanya, jadi mengetahui aturannya membantu menjelaskan selisih antara struk dan penawaran harga.

Tiga cara pembulatan

Satuannya juga bisa diubah. 12,345 yang dibulatkan ke bawah ke kelipatan 10 menjadi 12,340, dan dibulatkan biasa ke kelipatan 100 menjadi 12,300.

Mana dipakai untuk apa

Pembulatan bilangan negatif

Apakah −2.5 dibulatkan menjadi −3 atau −2? Kalkulator ini membulatkan menjauhi 0 sehingga hasilnya −3. Pembulatan ke bawah mengarah ke 0 (−1.239 → −1.23), dan pembulatan ke atas menjauhi 0. Aturan yang sama diterapkan pada besarnya (nilai mutlak) tanpa memandang tanda nominal.

Pembulatan bankir

Jika tepat setengah (…5), dibulatkan ke arah bilangan genap (2.5 → 2, 3.5 → 4). Cara ini dipakai di sebagian lingkungan akuntansi dan pemrograman untuk mengurangi galat yang condong ke satu arah bila pembulatan diulang sangat banyak kali. Perhitungan sehari-hari dan kalkulator ini memakai pembulatan biasa.

Mengapa 0.1 + 0.2 menjadi 0.30000000000000004 di komputer

Komputer menyimpan angka dalam bilangan biner. Seperti 1/3 dalam desimal menjadi 0.333… tanpa akhir, 0.1 dalam biner adalah pecahan yang berulang tanpa akhir, sehingga tidak tersimpan tepat dan dibulatkan ke nilai yang sangat dekat. Karena itu, di sebagian besar bahasa pemrograman termasuk JavaScript, 0.1 + 0.2 menghasilkan 0.30000000000000004.

Dengan alasan yang sama, cara umum membulatkan 1.005 ke dua angka desimal (toFixed(2)) menghasilkan 1.00, bukan 1.01, karena 1.005 sebenarnya tersimpan sebagai 1.00499999….

Cara kalkulator ini menanganinya

Digit yang ditampilkan dan nilai sebenarnya

Pengaturan Angka desimal di bagian atas layar hanya mengubah jumlah digit yang ditampilkan. 1 ÷ 3 × 100 secara internal adalah 33.3333333333, dan dengan 2 angka desimal tampil sebagai 33.33. Tombol salin menyalin nilai yang tampil di layar.

Ringkasan

Jika hasil berbeda beberapa rupiah karena aturan pembulatan yang berbeda, itu bukan kesalahan melainkan perbedaan aturan. Jika nominal tidak cocok, periksa dulu ① di tahap mana pembulatan dilakukan ② satuan dan cara pembulatannya.

Coba langsung di kalkulator →